Di perkuliahan, yang namanya teman itu tak hanya satu jenis, tapi
buanyakk jenis! mulai dari teman kos, teman kuliah, temen deket, teman segenk,
teman organisasi, dllll. nah untuk kali ini saya akan membahas teman2 yang
sering saya temui dalam kehidupan selama merantau sebagai anak kuliahan, yaitu
teman kos dan teman kuliah
Ini nih teman2 saya sewaktu kuliah. ini sebagian teman2 kuliah
saya, dan mereka ini yang telah mengisi hari2 saya sebagai mahasiswa di kampus,
sebagai sesama anak rantau kami memiliki kesamaan nasib, yaitu jauh dari orang
tua dan keluarga kami layaknya sebuah keluarga baru yang saling menolong dalam
duka dan bersenang2 saat suka, ya itulah mereka.
Berteman
dengan banyak orang tentu sangat menyenangkan karena saya sendiri paham akan
karakter berbagi macam orang disini, banyak karakter dalam sebuah pertemanan
terkadang memang dapat memunculkan suatu konflik pribadi pada beberapa orang
yang pada akhirnya kita akan tahu sendiri si A ini karakternya gimana sih dan B
ini gimana sih lengkap beserta baik buruknya kepribadian mereka.
Kedua ---> Teman kos
Nah ini yang paling menarik dari berbagai macam pertemanan yang
saya jalin, karena kos itu sendiri adalah rumah kedua kita selama jauh dari
orang tua! dan orang2 di dalamnya adalah layaknya keluarga sendiri. Amat sangat
banyak kenangan dengan mereka. karena ketika dari kami ada yang sakit yang
merawat pasti jugalah mereka, ketika pulang kampung trus balik ada yang bawa
makanan dibagikannya pun pasti ke kami juga kaya anak ayam yang dapet makanan
gitu kruyuk-kruyuk orang banyak gitu hkakakakka jadi inget banget. Di tempat
ini kami berbagi tawa dan tangis bersama2, sulit saya uraikan karena memang
ceritanya sangat banyak jadi tak mungkin saya tulis disini :D
Pada hakikatnya hidup dengan penghuni kos adalah dengan asas
mengutamakan kepentingan bersama, alias hidup dengan orang banyak tuh harus
benar2 saling mengerti dan memahami terutama ketika itu berurusan dengan
fasilitas umum dikos. semakin banyak kepala semakin sulit untuk satu suara! dan
itu tak bisa terbantahkan, kami bertemu setiap hari (lebih intensif
dibandingkan dgan macam pertemanan yang lain). dan saya paham dengan karakter
berbagai macam orang lengkap dengan plus minusnya tentu saja. ketika ada intrik
dalam dunia kosan itu sudah biasa karena namanya juga hidup dg banyak orang
disini, saya sendiri maklum. Rasa ketidaksukaan di kehidupan anak kos sudah
biasa terjadi dan itu maklum adanya. Ibarat sayur tanpa garam, kehidupan ini
kalau gak ada krikil2nya gak akan bisa belajar memahami makna hidup yang
sebenarnya!
20.04
devissi10





0 komentar:
Posting Komentar